Berita

Festival Ramadan 1446 H, Kemenag Bintan Distribusikan Bantuan Sosial dan Sertifikasi Tanah Wakaf

Berita

Festival Ramadan 1446 H, Kemenag Bintan Distribusikan Bantuan Sosial dan Sertifikasi Tanah Wakaf

 

Kemenag Bintan (Humas) - Kementerian Agama menggelar Festival Ramadan Bimbingan Masyarakat Islam pada Jumat (21/3/2025) di kantor Kemenag Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Festival ini mengusung tema “Ramadan Menenangkan dan Menyenangkan; Ramadan Bahagia & Penuh Cinta”.

 

Jajaran Kantor Kemenag Bintan mengikuti kegiatan tersebut secara daring di aula Kantor Kemenag Bintan, Ceruk Ijuk Bintan. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kakan Kemenag Bintan, Ketua dan Komisioner Baznas Bintan, Ketua IPARI Bintan, perwakilan BPN Bintan, perwakilan BPS Bintan, perwakilan BPMP Kepri, perwakilan sejumlah perbankan, seluruh ASN dan penerima bantuan.

 

Bantuan yang disalurkan antara lain paket sembako sebanyak 43 paket, santunan kepada anak yatim, dan sertifikat tanah wakaf kepada sejumlah lembaga, antara lain Masjid Fajrul Falah Kawal, TPQ Al Amin Kawal, Masjid Al kharomah Toapaya Selatan, Masjid Nurul Hasanah Toapaya Asri, dan Hibah Kemenag Bintan untuk lokasi pembangunan MIN 1 Bintan.

 

Secara daring, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, mengatakan, festival ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari strategi meningkatkan tata kelola zakat dan wakaf di Indonesia agar lebih profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat.

 

“Festival ini menjadi momentum untuk memperkuat sistem pengelolaan zakat dan wakaf agar lebih modern, akuntabel, dan inklusif. Kami ingin zakat dan wakaf tidak hanya dipahami sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai solusi nyata dalam pembangunan ekonomi umat,” ujar Abu Rokhmad.

 

Festival Ramadan Bimas Islam tahun 2025 melibatkan berbagai pemangku kepentingan berskala nasional, termasuk lembaga pengelola zakat, lembaga keuangan syariah, kantor Kementerian Agama di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, kementerian/lembaga lain, serta masyarakat penerima manfaat seperti anak yatim dan penyandang disabilitas.

 

Program Berdampak

 

Festival ini menghadirkan berbagai program inovatif yang berdampak nyata bagi masyarakat dan tata kelola zakat serta wakaf di Indonesia.

 

1. Penyerahan Sertifikat Wakaf Nasional

Bekerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kemenag menyerahkan 15.000 sertifikat wakaf secara serentak di seluruh Indonesia. Langkah ini bertujuan mempercepat legalisasi aset wakaf serta memberikan perlindungan hukum yang lebih kuat. Abu Rokhmad menekankan pentingnya sertifikasi ini dalam mengurangi potensi sengketa dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap wakaf.

 

2. Peluncuran Beasiswa Zakat Indonesia​​​​​​​

 

Kementerian Agama meluncurkan Beasiswa Zakat Indonesia untuk memberi akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan (PUSPENMA) Kemenag untuk memanfaatkan dana zakat sebagai investasi jangka panjang dalam sektor pendidikan.

 

3. Peluncuran Terjemah Regulasi Zakat dan Wakaf​​​​​​​

 

Untuk meningkatkan pemahaman regulasi zakat dan wakaf secara global, Kementerian Agama menerbitkan terjemahan peraturan perundang-undangan zakat dan wakaf dalam bahasa Inggris dan Arab. Inisiatif ini dilakukan bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan HAM agar masyarakat internasional, akademisi, serta investor syariah global dapat memahami sistem pengelolaan zakat dan wakaf di Indonesia.

 

4. Distribusi 1,7 Juta Bingkisan Ramadan​​​​​​​

 

Sebagai bagian dari aksi sosial, festival ini akan mendistribusikan 1,7 juta bingkisan Ramadan bagi masyarakat kurang mampu di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Program ini dilakukan melalui sinergi Kementerian Agama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta mitra perusahaan untuk membantu meringankan beban masyarakat selama bulan Ramadan.

 

5. Anugerah Kantor Pertanahan Terbaik​​​​​​​

 

Sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan dalam sertifikasi tanah wakaf, Festival Ramadan 2025 memberi penghargaan kepada kantor pertanahan terbaik di Indonesia. Penghargaan ini diharapkan mendorong kantor pertanahan lebih proaktif dalam mempercepat legalisasi tanah wakaf sehingga aset wakaf semakin terlindungi. Kantor Pertanahan Kabupaten Pidie Provinsi Aceh dianugerahi Kantor Pertanahan dengan Capaian Sertifikasi Terbanyak Tahun 2024, sedangkan Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengaj sebagai Kantor Pertanahan kategori pelayanan terbaik​​​​​​​

 

6. Sosialisasi Inklusi Ekonomi Syariah bersama BI

 

Dalam rangka memperkuat pengelolaan zakat dan wakaf, Kementerian Agama dan Bank Indonesia (BI) melakukan sosialisasi penguatan ekonomi syariah dan filantropi Islam sebagai instrumen pemberdayaan umat. Kerja sama ini bertujuan meningkatkan ekosistem keuangan syariah, sehingga zakat dan wakaf dapat lebih efektif dalam mendukung pembangunan ekonomi umat.

 

7. Buka Bersama Nasional​​​​​​​

 

Sebagai simbol kebersamaan, Festival Ramadan 2025 juga akan menggelar Buka Bersama Nasional yang dihadiri tokoh agama, pengelola zakat dan wakaf, serta masyarakat penerima manfaat. Acara ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran zakat dan wakaf dalam membangun harmoni sosial.

 

Hatiman. 
Bagikan Postingan Ini:
© 2025 . Tim IT Diskominfo Kabupaten Bintan