Berita

Giat Ngopi, H. Rostam Efendi Jelaskan Makna Sabar dan Syukur

Berita

Giat Ngopi, H. Rostam Efendi Jelaskan Makna Sabar dan Syukur

 

Kemenag Bintan (Humas) – Giat Ngobrol Perkara Iman (Ngopi), Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Bintan, H. Rostam Efendi juga menjelaskan makna sabar dan syukur. Hal itu disampaikannya pada giat Ngopi, Jumat, 27 Desember 2024 di aula Kantor Kemenag Bintan. Hadir dalam giat Ngopi antara lain para pejabat pengawas dan seluruh ASN.

 

Dia mengatakan sabar dan syukur adalah dua sifat terpuji yang harus dimiliki oleh seorang muslim. Keduanya merupakan bukti keimanan kepada Allah SWT, yang menciptakan segala sesuatu dengan hikmah dan rahmat-Nya.

 

Sabar dan syukur juga merupakan kunci untuk mendapatkan kebahagiaan dan kesuksesan di dunia dan akhirat.

 

Terdapat beberapa hadits yang menyinggung tentang sabar dan syukur yang termasuk dalam bukti keimanan umat muslim kepada Allah SWT.

 

Dikutip dari buku Rahasia Superdahsyat dalam Sabar & Shalat karya Amirulloh Syarbini dan Novi Hidayati Afsari, sabar merupakan gambaran kekuatan seseorang dalam menghadapi segala cobaan dan persoalan dengan semangat melakukan usaha, gigih, dan tidak putus asa, sambil berpegang teguh pada tuntunan Allah SWT.

 

"Rasulullah SAW bersabda: "Kalaulah kesabaran itu berwujud seorang lelaki, niscaya ia akan menjadi orang mulia dan Allah menyukai orang-orang yang sabar." (HR Thabrani).

 

"Sabar terhadap sesuatu yang engkau benci merupakan kebajikan yang besar." (HR Tirmidzi).

 

Rasulullah SAW bersabda, "Sabar itu sebagian dari iman" (HR Abu Nu'aim).

 

Dikutip dari buku Ihya Ulumuddin 8, Sabar dan Syukur karya Imam Al-Ghazali, beberapa hadits tentang syukur yaitu, Rasulullah SAW bersabda, "Orang makan yang bersyukur adalah seperti kedudukan orang yang berpuasa yang sabar." (HR Imam Bukhari, At-Tirmidzi, dll).

 

Allah SWT mewahyukan kepada Nabi Ayyub AS, "Sesungguhnya Aku rela dengan syukur sebagai balasan dari para kekasih-Ku dalam cerita yang panjang. Dan Allah SWT mewahyukan kepadanya tentang sifat orang-orang yang sabar, bahwa negeri mereka adalah negeri as-salam (sejahtera). Apabila mereka memasukinya, niscaya Allah SWT ilhamkan kepada mereka akan kesyukuran, dan sikap syukur itu adalah sebaik-baiknya perkataan. Dan ketika bersyukur, Aku akan tambahkan nikmat kepada mereka."

 

Hatiman. 

Bagikan Postingan Ini:
© . Tim IT Diskominfo Kabupaten Bintan