MI Islamiyah Kijang Sukses Budidaya Jamur Tiram, Asah Kreativitas Siswa
MI Islamiyah Kijang Sukses Budidaya Jamur Tiram, Asah Kreativitas Siswa
Kemenag Bintan (Humas) - Siswa MI Islamiyah Kijang berhasil mengembangkan budidaya jamur tiram. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan produk segar, tapi juga melatih kreativitas dan keterampilan siswa.
Melalui budidaya jamur tiram, siswa diajarkan tentang proses pertumbuhan jamur, cara merawat, hingga aktivitas panen. Kegiatan ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan.
"Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi madrasah lain untuk mengembangkan program serupa," ujar Agustimar pembimbing kegiatan tersebut.
Agustimar mengatakan bahwa selain menghasilkan jamur tiram segar, kegiatan tersebut juga memberikan banyak manfaat bagi siswa, seperti pengetahuan baru di mana siswa belajar tentang proses pertumbuhan jamur dan siklus hidup makhluk hidup, siswa juga dilatih untuk melakukan pengamatan, mencatat data, dan memecahkan masalah. Lebih penting lagi para siswa diajarkan untuk mandiri dan bertanggung jawab atas hasil kerja mereka.
Salah satu siswa MI Islamiyah mengatakan bahwa dia sangat senang dengan kegiatan budidaya jamur ini, karena sebagai ajang untuk menumbuhkan jiwa kreatifitas dan pengembangan diri.
Kegiatan ini sekaligus implementasi Pembelajaran Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin (PPRA) yang merupakan pembinaan akhlak siswa dari Kementerian Agama. Kepala MI Islamiyah sangat mendukung kegiatan ini karena mengajarkan anak untuk saling peduli dengan lingkungan.
Agustimar, pembimbing kegiatan budidaya jamur tiram ini mengatakan bahwa kegiatan ini sudah mendapatkan apresiasi tinggi dari Kabid Madrasah Kanwil Kemenag Kepri, Subadi. Subadi menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan kewirausahaan di madrasah Islamiyah Kijang ini. Dia mengatakan kegiatan tersebut sangat berdampak positif terhadap dunia pendidikan saat ini. Pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan berharap pendidikan bukan saja hanya mengejar nilai akademik semata, tetapi juga skill dalam berbagai hal, sehingga output yang diharapkan di masa depan memiliki generasi berwatak kewirausahaan serta beriman dan bertaqwa.
Melvin.