Peringatan Isra Dan Mikraj Di SMPN 13 Bintan, Pengawas PAI Ajak Siswa Tegakkan Salat Lima Waktu
Peringatan Isra Dan Mikraj Di SMPN 13 Bintan, Pengawas PAI Ajak Siswa Tegakkan Salat Lima Waktu
Kemenag Bintan (Humas) - Momen peristiwa Isra dan Mikraj Nabi Muhammad SAW, menjadi tradisi yang baik di kalangan masyarakat muslim, termasuk pada lembaga-lembaga pendidikan, tanpa terkecuali di SMPN 13 Bintan. Pada kesempatan memperingati Isra dan Mikraj kali ini, SMPN 13 menghadirkan penceramah Ustadz Dartoyo, Pengawas PAI SMP Kemenag Kabupaten Bintan.
Kegiatan dilaksanakan Jumat, 31 Januari 2025 yang lalu. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, pembacaan salawat Nabi oleh para siswa dan sambutan Plt. Kepala Sekolah Oqi Dwi Astuti.
Oqi Dwi mengatakan dengan adanya peringatan Isra dan Mikraj ini menjadikan siswa SMPN 13 menjadi anak-anak yang saleh dan salehah.
Pada awal tausiyahnya, Dartoyo menceritakan kisah Isra dan Mikraj merupakan peristiwa yang luar biasa sehingga menjadi salah satu mukjizat Rasulullah Muhammad Saw.
Selanjutnya Dartoyo menyampaikan bahwa inti dari perjalanan Isra dan Mikraj Rasulullah Saw, adalah perintah salat lima waktu. Oleh karena Pengawas PAI itu mengajak seluruh siswa untuk membiasakan diri melakukan salat lima waktu sehari semalam. Sebab salat adalah kewajiban yang harus dilakukan oleh seorang muslim baik laki-laki maupun perempuan dan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Dalam kondisi lapang maupun sempit, bermukim maupun diperjalanan, sehat maupun sakit, harus tetap mengerjakan salat. Bisa dikerjakan dengan sempurna, diqashar, atau di jama' qashar.
Bila seseorang telah terbiasa melakukan salat maka jadilah pembiasaan, yang pada akhirnya muncullah keikhlasan tanpa paksaan dalam mengerjakannya.
Dartoyo.