Berita

Santri Pondok Pesantren Al Ihsan Berani Terjun ke Masyarakat, Isi Khotbah Jumat di Masjid Sekitar Kawal

Berita

Santri Pondok Pesantren Al Ihsan Berani Terjun ke Masyarakat, Isi Khotbah Jumat di Masjid Sekitar Kawal

 

Kemenag Bintan (Humas)  - Tradisi khidmah di kalangan santri pondok pesantren adalah praktik 'terjun ke masyarakat' untuk menjadi khatib Jumat. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari pendidikan mereka untuk mengamalkan ilmu yang telah dipelajari serta berinteraksi langsung dengan masyarakat.

 

Salah satu contohnya adalah Aliif Satrio dan Radi Yoga, dua orang santri tingkat SMA dari Pondok Pesantren Al Ihsan Bintan yang berlokasi di Jl. Bukit Namling, Desa Toapaya. Pada hari Jumat ini, mereka berdua berkesempatan untuk mengisi khotbah Jumat, masing-masing di Masjid Al-Ishlah Kawal dan masjid Al-Hidayah yang terletak di kecamatan Gunung Kijang.

 

Radi Yoga menyampaikan khotbah dengan tema At-Tawazun (keseimbangan antara dunia dan akhirat). Dalam khotbahnya, dia menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga amalan ibadah untuk kehidupan akhirat dan tidak melupakan bagian anugrah yang Allah berikan di dunia. Jemaah masjid yang hadir pun tampak antusias mendengarkan khotbah yang disampaikan oleh santri muda tersebut.

 

"Saya merasa sangat senang dan bangga bisa berkesempatan untuk berbagi ilmu dengan masyarakat melalui khotbah Jumat ini," ujar Radi Yoga setelah selesai menyampaikan khotbah.

 

"Ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi saya, dan saya berharap bisa terus belajar dan berkontribusi kepada masyarakat,” ucap Aliif Satrio.

 

Kegiatan seperti ini merupakan salah satu bentuk pengabdian santri kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menjadi wadah bagi santri untuk mengembangkan kemampuan public speaking dan implementasi dari latihan khotbah sepekan sekali di pesantren.

 

"Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini," ujar salah satu tokoh masyarakat yang hadir di masjid.

 

"Ini adalah cara yang baik untuk memperkenalkan santri kepada masyarakat dan memberikan mereka kesempatan untuk mengamalkan ilmu yang telah mereka pelajari,” imbuhnya.

 

Direktur Pesantren Al Ihsan, Zulkifli menyampaikan bahwa pengalaman Radi Yoga dan Aliif Satrio ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi santri-santri lainnya untuk berani terjun ke masyarakat dan memberikan kontribusi positif.

 

Seusai melaksanakan tugas Khotib Jumat, Direktur Pendidikan Al Ihsan mengajak mereka menikmati santapan siang di RM Padang terdekat.

 

Melvin. 

Bagikan Postingan Ini:
© . Tim IT Diskominfo Kabupaten Bintan