Tasyakuran HAB 79, Kakanwil Kemenag Kepri Resmikan Pemakaian Gedung PLHUT dan PTSP Kemenag Bintan
Tasyakuran HAB 79, Kakanwil Kemenag Kepri Resmikan Pemakaian Gedung PLHUT dan PTSP Kemenag Bintan
Kemenag Bintan (Humas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, H. Zoztafia meresmikan pemakaian gedung Pusat Layanan Haji dan Umroh terpadu dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kantor Kemenag Bintan sempena kegiatan tasyakuran HAB 79 Kementerian Agama di Kemenag Bintan. Kegiatan dilaksanakan Kamis, 16 Januari 2025 di halaman Kantor Kemenag Bintan, Ceruk Ijuk.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Bintan, H. Abu Sufyan mengatakan peresmian pemakaian PLHUT dan PTSP Kantor Kemenag Bintan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan keagamaan di Bintan.
Selain sebagai pusat layanan haji dan umroh, PLHUT juga diintegrasikan dengan PTSP. PTSP Kemenag Bintan mengusung tagline layanan Keris Melayu dalam wadah pelayanan Tempayan Mas. Filosofis Keris Melayu, kata Abu Sufyan memiliki makna yang dalam selain merupakan akronim dari Kualitas, Efektif, Ramah, Inklusif, dan Solutif Melayani Umat.
Saat ini, kata Abu Sufyan Tempayan Mas sebagai episentrum layanan dapat dinikmati oleh masyarakat dalam bentuk layanan langsung secara offline di kantor maupun secara online.
“Nanti malam kita juga akan melaunching Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji (GM3) di Bintan sebagai salah satu layanan keagamaan kepada masyarakat untuk menyemarakkan syiar agama,” ujarnya.
Sementara itu, mewakili Bupati Bintan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Wan Rudi Iskandar mengatakan Pemkab Bintan mendukung sepenuhnya inovasi yang dilahirkan oleh Kantor Kemenag Bintan.
Dia menilai Kemenag Bintan merupakan mitra strategis dalam pembangunan umat beragama di Bintan. Dia mengatakan intensitas kolaborasi perlu ditingkatkan di masa mendatang.
“Sebagaimana kita ketahui indeks kerukunan di Kepulauan Riau termasuk Bintan sudah mencapai angka tertinggi di Indonesia. Sebagai wilayah yang terbuka baik secara geografis maupun kultural kita wajib bersatu padu melayani masyarakat Bintan,” ucap Wan Rudi Iskandar.
“Kami juga mengucapkan selamat Hari Amal Bhakti dan selamat atas peresmian pemakaian gedung PLHUT dan PTSP dengan harapan layanan keagamaan seluruh umat beragama di Bintan bisa berjalan lebih baik,” imbuhnya.
Senada, Kepala Kanwil Kemenag Kepri, H. Zoztafia dalam arahannya mengatakan eksistensi Kemenag harus dikembalikan kepada pemilik sejati Kemenag, yakni umat beragama. Dia mengatakan melalui peringatan HAB 79 Kementerian Agama saatnya untuk mengembalikan khittah Kemenag 3 Januari 1946.
“Dengan kenikmatan yang patut kita syukuri, maka kita seyogyanya dapat melaksanakan kerja-kerja yang implementatif di lapangan. Perlu juga kita mengukur ekspektasi masyarakat dengan tupoksi yang kita laksanakan,” pesan Zoztafia.
Kepada seluruh jajarannya di Bintan agar selalu kompak mendukung kepemimpinan Kakan Kemenag Bintan dalam melaksanakan program dan kegiatan dalam mengoptimalkan layanan keagamaan di Bintan.
Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan 86 paket sembako kepada guru madrasah non PNS di Bintan kerjasama dengan Baznas Bintan.
Hadir dalam kegiatan antara lain Kakanwil Kemenag Kepri, Asisten Pemerintahan dan Kesra Bintan, Ketua STAIN SAR Kepri, Ketua FKUB Kepri, Ketua BWI Kepri, pimpinan FKPD dan SKPD di Bintan, Kabag Kesra, pimpinan majelis agama, pimpinan Baznas Bintan, sejumlah camat di Bintan, pimpinan perbankkan dan lembaga keuangan, pimpinan lembaga mitra kerja, kepala KUA, kepala madrasah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan.
Hatiman.