Kakanwil Kemenag Kepri Melaunching GM3 dan Subuh Keliling di Bintan
Kakanwil Kemenag Kepri Melaunching GM3 dan Subuh Keliling di Bintan
Kemenag Bintan (Humas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, H. Zoztafia secara resmi melaunching Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji (GM3) dan Subuh Keliling di Kabupaten Bintan. Kegiatan dilaksanakan di Masjid Nurul Iman, Kijang, Bintan Timur, Kamis, 16 Januari 2025.
Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemkab Bintan, Kepala Kantor Kemenag Bintan, Ketua FKUB Bintan, para pejabat pengawas, Camat Bintan Timur, para Kepala KUA di Bintan, Kepala Madrasah di Bintan, guru madrasah, tokoh agama, undangan dan siswa madrasah. Kegiatan juga disejalankan dengan pengukuhan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Kecamatan Bintan Timur.
Dalam sambutannya, Camat Bintan Timur, Indra Gunawan mengatakan pengukuhan DKM Masjid Nurul Iman 2025 – 2028 diharapkan membawa perubahan yang signifikan dalam seluruh aspek kemasjidan mulai dari idarah, imarah dan riayah. Dia berharap dengan DKM yang baru dapat mendukung penuh GM3 dan Subuh Keliling dalam membina umat khususnya generasi muda Islam di Bintan Timur.
Senada, mewakili Bupati Bintan, Staf Ahli Pemerintahan, Khairul mengatakan Pemerintah Kabupaten Bintan mendukung penuh gerakan masyarakat GM3 dan Subuh Keliling. Menurutnya GM3 pernah aktif di Bintan decade yang lalu. Dia bersyukur dengan digerakkannya kembali aktivitas yang menurutnya memiliki banyak manfaat itu.
Khairul mengatakan GM3 dan Subuh Keliling diharapkan menjadi formula yang tepat dalam mentreatment generasi muda Islam khususnya pelajar untuk lebih dekat dengan masjid.
“GM3 dan Subuh Keliling jika dilaksanakan secara konsisten akan sesuai dan beriringan dengan visi misi Kabupaten Bintan dalam mewujudkan masyarakat Bintan yang religious,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kepri, H. Zoztafia menegaskan kembali komitmen Menteri Agama RI untuk mendekatkan pemeluk agama kepada ajaran agama dan kepercayaan masing-masing. Melalui GM3 dan Subuh Keliling katanya, diharapkan dapat meningkatkan semangat generasi muda untuk mencintai masjid dan ajaran agama Islam.
Dia mengatakan dengan bekal agama yang kuat generasi muda akan selamat dari godaan sebagai efek sampingan dari kemajuan zaman. Teknologi informasi dapat melenakan pelajar untuk belajar agama.
“Dengan GM3 dan Subuh Keliling akan memberikan arahan kepada pelajar untuk dekat ke masjid, mencintai masjid dan melakukan aktivitas yang bermanfaat di tengah menimba ilmu agama,” ujarnya.
Hatiman.